Menghadirkan lantai dan dinding marmer adalah salah satu cara paling efektif untuk memberikan kesan mewah pada hunian. Material batu alam premium ini banyak digunakan pada rumah eksklusif, villa, resort hingga hotel berbintang karena tampilannya yang elegan dan bertahan lama. Namun agar marmer tetap berkilau dan tidak kusam, perawatannya tidak bisa disamakan dengan keramik biasa.
Berikut panduan perawatan marmer ala Arisha Studio agar permukaannya selalu terlihat segar dan memukau.

- Agar lantai dan dinding marmer senantiasa kinclong, pel marmer secara berkala menggunakan air suling yang dipanaskan dan dicampur dengan detergen khusus marmer ber-pH netral. Lalu pel lantai dan lap dinding marmer dengan kain microfiber berisi perasan campuran air tadi.
- Setelahnya, pel dan lap kembali lantai dan dinding marmer menggunakan air dingin yang bersih untuk menghilangkan sisa air suling dan detergen pada permukaan marmer. Sering-seringlah mengganti air yang kotor dengan air baru yang bersih agar tak ada pola garis pada marmer.
- Jika semua area sudah di pel dan di lap dengan baik, ambil handuk kering yang lembut untuk mengeringkan lantai dan dinding marmer. Jangan biarkan lantai dan dinding marmer mengering dengan sendirinya karena dalam jangka panjang hal ini bisa mengubah warna dan tekstur marmer.
- Agar lantai dan dinding marmer selalu tampil gres, segera pel, lap dan bersihkan permukaan marmer jika ada makanan atau minuman yang tumpah. Jangan dibiarkan terlalu lama agar sisa tumpahan tidak membekas dan meninggalkan noda warna pada lantai dan dinding marmer.
- Untuk membersihkan marmer, pakai larutan ber-pH netral yang tidak mengandung asam. Jauhi bahan pembersih seperti cuka atau pembersih berbahan dasar jeruk. Lindungi permukaan marmer dengan sealant/sealer secara berkala untuk mencegah noda agar tidak menempel. Cari produk sealant/sealer (penyegel) khusus marmer dan aplikasikan setiap beberapa bulan sekali.
- Jika ada lecet pada permukaan marmer, gunakan felt pad untuk menghilangkan jejaknya. Anda bisa mencelup bantalan kain flannel (felt pad) pada campuran air suling hangat dan detergen kemudian digosok pada marmer dengan lembut mengikuti arah pola serat marmer. Jangan menggosok dengan gerakan melingkar jika tak ingin merusak serat lantai dan dinding marmer di rumah anda.
- Untuk perawatan lantai dan dinding marmer agar terbebas dari debu dan retakan, bersihkan lantai marmer memakai sapu dengan bulu yang lembut. Anda boleh mengggunakan vacuum cleaner namun berhati-hatilah agar permukaan marmer tidak tergores atau terpukul.
- Agar permukaan marmer aman dari goresan, gunakan permadani, karpet atau keset pada lantai agar permukaan marmer tidak bersentuhan langsung dengan benda-benda yang keras. Beri bantalan atau pelindung karet pada tiap kaki perabot agar tidak menggores permukaan marmer. Untuk mempertahankan kilau di permukaan marmer, anda bisa memoles marmer dalam beberapa bulan sekali. Gunakan jasa ahli untuk melakukannya agar hasil polesan marmer lebih maksimal.
Dengan perawatan yang tepat, lantai dan dinding marmer akan selalu tampak elegan dan tahan lama. Jika Anda menggunakan marmer pada rumah atau kitchen set, pastikan perawatan dilakukan secara rutin agar keindahannya tetap terjaga. Baca juga artikel lain dari Arisha Studio untuk mendapat informasi mengenai desain hingga tips seputar arsitektur. Bila Anda memerlukan jasa desain rumah profesional, hubungi saja Arisha Studio untuk konsultasi secara gratis!